Posts

7 Langkah Bijak Menghadapi Lingkungan Toksik

Salam sehat buat pembaca setia blog aku ya... tepat hari ini adalah hari ulang lahir anak pertama aku, aku tidak menuliskan tentangnya tapi aku lanjutin tulisan terkait bahaya lingkungan perkantoran yang bulan lalu ku tulis ya. bahwa salah satu bahaya yang kadang tidak pernah kita sadari adalah bahaya lingkungan yang toksik, yang ternyata dapat mengganggu kesehatan mental kita. bagaimana jika kita terjebak di dalamnya?  Karena kamu berhak hidup tenang dan bertumbuh Lingkungan adalah tempat kita bertumbuh. Tapi bagaimana jika lingkungan itu justru membuat kita merasa tertekan, lelah secara emosional, bahkan kehilangan diri sendiri? Ya, itu tanda kamu sedang berada di lingkungan toksik. Lingkungan toksik bisa datang dari mana saja: tempat kerja, pertemanan, bahkan keluarga. Tanpa disadari, hubungan yang semula terasa “biasa saja” bisa mengikis rasa percaya diri, membuatmu merasa tidak cukup, dan mempengaruhi kesehatan mental secara perlahan. Berikut ini 7 langkah bijak yang bisa kamu...

Potensi Bahaya Karyawan Perkantoran

Image
Potensi bahaya karyawan perkantoran Karyawan perkantoran atau sering disebut pekerja kerah putih (white collar worker) adalah karyawan yang melakukan pekerjaanprofesional, manajerial, atau administratif. Secara umum karyawan perkantoran berhubungan dengan kerja pemikiran dan aktivitas tulis menulis baik menggunakan alat tulis manual maupun dengan menggunakan komputer. Pekerjaan ini umumnya dilakukan di suatu ruangan kubikal atau ruangan tempat administratif lainnya. Karyawan perkantoran biasanya dilengkapi dengan komputer/laptop, printer, telepon dan peralatan elektronik lainnya. Secara umum potensi bahaya dan risiko pada karyawan perkantoran antara lain adalah sebagai berikut: a. Bahaya fisik 1) Kebisingan, dapat menyebabkan gangguan pendengaran. 2) Debu, dapat menyebabkan gangguan pernafasan. 3) Pencahayaan, dapat menyebabkan kelelahan pada mata. b. Bahaya kimia Cairan pembersih atau furnish yang mengandung solvent, dapat menyebabkan iritasi pada mata dan gangguan pernafasan. c. Baha...

Strategi Pendekatan Keselamatan Kerja di Perkantoran

Seringkali karyawan yang mengalami kecelakaan kerja bukanlah karena kelalaian dari dirinya saja namun juga karena perusahaan kurang mengerti serta tidak membuat perlindungan karyawan dengan alat pengaman disaat mereka bekerja. Bila ini dilewatkan maka motivasi serta kinerja karyawan akan makin mengalami penurunan.  Setiap perusahaan mempunyai strategi memperkecil dan bahkan menghilangkan peristiwa kecelakaan kerja di kalangan karyawan sesuai kondisi perusahaan.  Strategi perusahaan tersebut mencakup : a. Pihak manajemen harus memutuskan perlindungan untuk karyawan dalam menghadapi peristiwa kecelakaan kerja. Contohnya karena alasan finansial, kesadaran karyawan mengenai keselamatan kerja serta tanggung jawab perusahaan serta karyawan maka perusahaan mungkin saja mempunyai tingkat perlindungan yang minimum bahkan juga maksimum. b. Pihak manajemen bisa memastikan apakah ketentuan mengenai keselamatan kerja berbentuk resmi atau informal. Secara resmi ditujukan setiap ketentuan di...

Penerapan langkah-langkah dalam mencegah penyebaran Virus Corona di Lingkungan Perkantoran

Image
Wabah Corona di Indonesia mulai tersebar di berbagai tempat dan mulai menjadi. Wabah ini mulai terdeteksi masuk ke Indonesia pada awal bulan Maret. Hingga minggu ke-2 Februari 2021, kasus di Indonesia Positif 1.174.779, Sembuh, 973.452, Meninggal 31.976  jumlah kasus positif Covid-19 telah mencapai lebih dari 506.000 kasus dengan penambahan kasus per harinya mencapai ratusan hingga ribuan. Dengan bertambahnya kasus Covid-19, seharusnya menjadikan kita lebih waspada, berhati-hati, dan selalu menjaga kebersihan agar terhindar dari virus yang satu ini. Sebisa mungkin lakukan segala kegiatan di dalam rumah. Jangan pergi keluar jika tidak dalam keadaan mendesak. Lantas bagaimana jika kita tetap harus bekerja di luar rumah seperti buruh atau pekerja kantoran lainnya? Perusahaan bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan dan keselamatan pekerjanya. Langkah-langkah yang dapat diterapkan meliputi: #1 Hal pertama dan paling utama yang harus diterapkan oleh setiap pemilik perusahaan adalah men...

Protect Yourself and Others from COVID-19

Image
  If COVID-19 is spreading in your community, stay safe by taking some simple precautions,  such as physical distancing, wearing a mask, keeping rooms well ventilated, avoiding crowds, cleaning your hands, and coughing into a bent elbow or tissue.  Check local advice where you live and work. Do it all! What to do to keep yourself and others safe from COVID-19     • Maintain at least a 1-metre distance between yourself and others to reduce your risk of infection when they cough, sneeze or speak.       • Maintain an even greater distance between yourself and others when indoors. The further away, the better.     • Make wearing a mask a normal part of being around other people. The appropriate use, storage and cleaning or disposal are essential to make masks as effective as possible.     • Clean your hands before you put your mask on, as well as before and after you take it off, and after you touch it at any time.   ...

Polusi Udara dan Kenaikan Angka Kematian Akibat Covid-19

Image
  Di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya polusi sudah jadi makanan sehari-hari. Bahkan penampakan langit bersih biru cerah yang didapat Jakarta saat pembatasan sosial kemarin tak bertahan lama. Kini jika menengok ke udara, warna kelam kembali mewarnai atmosfer ibukota.   Tahun 2019, Indonesia (Jakarta) pernah masuk sebagai kota peringkat 10 berpolusi terburuk di dunia dengan skor AQI 147. Melihat Real Time City Indonesia City ranking, Statistik dari Air Visual terhadap kota berpolusi di Indonesia per 7 November 2020 Surabaya berada pada urutan tertinggi dengan skor AQI 163 konsentrasi 45,2 µg/m³, Jakarta AQI 161 konsentrasi 75,2 µg/m³, Semarang AQI 154, Palangkaraya AQI 134, Bandung AQI 128 (data per 7 November 2020)   Data pencemaran udara dari Air Visual ini jika kita hubungkan dengan jumlah kasus terkonfirmasi di Indonesia memang terlihat memiliki benang merah. Jumlah kasus tertinggi menurut data Satgas Covid-19 per 7 November 2020 dipegang oleh DKI Jakarta (25,8 p...

Serunya Belajar Menulis Opini dan Review di Joeragan Artikel

Image
Menulis sudah menjadi kebiasaan saya sejak SMP, saat itu segala apa yang ada di hati  saya tulis dalam buku diary dan  kebiasan menulis ini  masih berlanjut sampai sekarang. Meskipun  saya  masih tergolong kurang produktif , apalagi setelah kelahiran anak kedua,  tetapi  setidaknya ada beberapa tulisan yang dulunya dituangkan  ke  dalam diary , kini bisa dituangkan  ke  dalam blog pribadi. Dan kebutuhan untuk selalu belajar dalam hal menulis juga bertambah.   Perkembangan Menulis di Era Digital Seiring perkembangan teknologi, seiring itu pula perkembangan dunia menulis sungguh luar biasa. Pergeseran dari menulis manual kini beralih ke era digital. Menulis menjadi sekilas nampak mudah, tetapi  tanpa mengenal apa itu literasi informasi , kadang  banyak  ditemukan beberapa tulisan yang kurang bisa dipahami. D alam dunia literasi, kemampuan berbahasa ini erat kaitannya dengan literasi informasi. Sebagai seorang penul...

Waspadai Masalah Belajar dari Rumah bagi Anak Anda

Image
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan skenario belajar dari rumah hingga akhir tahun 2020. Hal itu sebagai antisipasi andai wabah Virus Corona (Covid-19) masih belum berakhir di Indonesia hingga akhir tahun. Ini artinya bahwa akan semakin memanjang proses anak belajar dari rumah. Pelaksanaan program belajar dari rumah yang sudah berlangsung cukup lama memberikan dampak tersendiri terhadap psikologis anak dan orang tua. Menurut Gantini, psikolog, trainer, dan motivator dari Gant Smart di Bandung, perpindahan metode anak belajar dari rumah akan berefek pada anak. Selain dampak Psikologis, Learning from Home ini juga dapat menyebabkan beberapa permasalahan ergonomis bagi anak. Dan kadang tidak kita sadari itu akan berdampak pada kesehatan fisik anak-anak kita selama mereka belajar dari rumah.  Menurut Kevin Carneiro, DO, seorang dokter di Departemen Pengobatan Fisik dan Rehabilitasi di University of North Carolina di Chapel Hil...

Keretaku Aman, Perjalananku Nyaman

Image
            Kudekap erat ransel merah, dengan kedua saku kanan kiri warna biru. Satu-satunya tas punggung yang kumiliki dan kadang dapat beralih nama menjadi tas dada, manakala keberadaanku berdiri berdesakan di kereta yang membawaku dari Bekasi menuju Ibukota.  Segera kupasang "headset" setelah merasa posisi sudah aman, dalam arti bisa berdiri tegak di tengah, ada pegangan dan tepat dibawah pendingin. Syukur-syukur jika bisa memperoleh tempat duduk, yang bagiku hal itu adalah suatu keberuntungan teramat sangat.               Masih lekat dalam ingatanku beberapa tahun silam, saat penumpang kereta rel listrik (KRL) berebut naik ke atap kereta. Itu pemandangan mengerikan yang terjadi bertahun-tahun lamanya. Kadang satu dari mereka terjatuh dan mati, atau tersengat kabel listrik aliran atas kereta, jatuh lantas mati. Tapi itu semua tak mampu meredam antusiasme"atapers"sebu...